Salam untukmu Shohib Isro Mi’roj

 

 

Assalaamu ‘alaika

Kau hamba terbaik untuk anugerah agung ini.

 

Assalaamu ‘alaika

tadi malam sekian tahun yang lalu dibedah jantung hatimu, disucikan lagi dan lagi,

diisi ilmu hikmah,

diluaskan dadamu untuk persiapan merekam apa yang akan Kau dengar dan lihat dalam perjalanan paling besar dalam sejarah umat manusia.

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang diiringi malaikat Jibril dan Mikail

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang naik buraq

kendaraan tercepat yang pernah ada.

 

Assalamu ‘alaika

Kau yang diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, perjalanan dalam lorong waktu,

melihat ulang semua peristiwa yang dialami para Rasul dan orang-orang shaleh sebelummu,

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang beshilaturahmi dengan 123999 Nabi sebelummu,

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang mi’roj dari langit ke langit,

Dan seluruh malaikat dan Nabi penghuni langit bersholawat menyambut kedatanganmu,

Marhaban yaa waladiy sholih, sambutan Adam as

Marhaban yaa akhiy sholih., sambutan Idris, Yusuf, ‘Isa, Yahya, Harun, Musa as

Marhaban yaa waladiy shoolih, sambut Ibrahim as.

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang disambut seluruh malaikat di Baitul Makmur, Ka’bah langit.

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang telah saksikan Pohon Sidrah Terjauh Terindah,

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang telah melihat beragam siksa untuk ahli neraka dan beragam alasannya

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang telah melihat beragam kenikmatan ahli surga dengan beragam alasannya.

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang akhirnya harus berjalan sendirian, tidak lagi diiringi Jibril karena kilauan cahayaNya akan membakar Jibril, dan Kau sendirian yang sanggup mengalaminya.

 

Assalaamu ‘alaika

Kau yang telah berdialog dengan Tuhanmu

 

◇ Attahiyyaatulmubārokātu shsholawātuththoyyibātu lilLāh, salam hormatMu padaNya

 

◇ Assalaamu’alaika yā ayyuhanNabiyyu wa rohmatiy wa barokātiy, jawabNya

 

◇ Assalaamu alainaa wa ‘alā ‘ibaadilLāhishshālihīn, jawabmu.

 

◇ Asyhadu an laa ilāha illā Anta, lanjutmu,

 

◇ Wa asyhadu annaka Rosuuliy, jawabNya.

 

◇ SholawatKu dan berkahKu untukmu dan keluargamu, lanjutNya

 

◇ Seperti sholawatMu dan berkahMu untuk Ibrahim dan keluarganya, katamu tawadlu.

 

◇ Fil ‘ālamiina innaKa Hamiidun Majiid,  pungkasmu.

 

💫

Assalaamu ‘alaika

Kau yang bawa oleh-oleh sholat untuk mi’roj kami.

Agar kami terus bertakbir memuji Keagungan dan KeindahanNya di setiap dzarrah ciptaanNya, di alam nyata dan di alam ghaib.

 

Assalaamu ‘alaika

untukmu wahai rohmatan lil ‘ālamiin,

 

Assalamu ‘alaika

Kau yang hingga kini terus mendapatkan sholawatNya dan sholawat seluruh malaikatNya dari segala penjuru alam semesta.

 

Assalaamu ‘alaika

dari kami dari suatu tempat yang jauh dari maqammu

 

‘Assalaamu ‘alaika

dari kami yang ingin dengar, ingin lihat, ingin tahu apa yang telah Kau dengar, Kau lihat, dan Kau ketahui dari perjalanan besar ini.

 

Assalaamu ‘alaika

dari kami yang merindukan terus bisa berdekat-dekat dengan Kau,

 

Yaa khoiro ‘ibādiHi,

Yaa ImaamanNabiyyiin,

Yaa ImaamalMursaliin.

 

Assalaamu ‘alaika

min makaanin ba’iid.

 

 

27 Rojab 1439H

alfaqir.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *